Wisdom

“Any change, even a change for the better, is always accompanied by drawbacks and discomforts."

Jumat, 27 Mei 2016

Pengalaman Operasi ODONTEKTOMI

aku Tiana, berbehel sejak september 2015. Mempunyai 2 gigi geraham bungsu (Third Molar) ada 4 gigi tp kata dokter gigi ku 2 aja yang bahaya jd harus segera diangkat yaitu gigi kanan bawah dan kiri bawah.

Daftar BPJS untuk operasi odontektomi sejak april 2016 di RSND (Rumah Sakit Nasional Diponegoro) tp berhubung dokter sangat super duper sibuk jd baru terjadwal selasa 24 Mei 2016.

oke pertama :
masuk untuk daftar rawat inap jam 2 siang (terlebih dulu harus ada surat rujukan dr dokter gigi faskes 1 untuk operasi OD) setelah dibuatkan surat rawat inapnya lalu diperiksa darah di Lab, agar diketahui aliran darahnya normal apa enggak dan keadaan tubuh siap untuk operasi atau tidak. Alhamdulillah kondisi fisik ku saat itu bisa untuk dilakukannya operasi, Akhirnya dikarantina di kamar kelas 1 (berisi 2 orang).

kedua :
Operasi dijadwalkan pada hari rabu 25 mei 2016 pada jam 11 siang tepat. jd dr jam 5 subuh diharuskan puasa makan dan minum s/d operasi selesai dilaksanakan. Sejak hari selasa s/d rabu ga di infus, di infus setengah jam sebelum operasi, jd ya gitu aja tidur2an di kamar bebas soalnya baru sendiri kamar sebelahnya blm ada yang ngisi.

ketiga :
setengah jam sebelum jam 11 siang, aku disuntik sesuatu gitu untuk melihat tubuhnya alergi obat apa engga. dan alhamdulillah engga. setelah itu dipasang infus dan pakai baju operasi berwarna biru muda. lalu dibawa menuju kamar operasi. anting dilepas, lalu disuntikkan obat bius gitu di aliran infusnya. lengan baju operasi dilepas, dan tibatiba aing udah kaga sadar disitu. sempat liat dokter Koes (dr. bedah mulut) tp dr belakang doang dan udh ga sadar. jam 13.20 sadar-sadar udah ada di kamar lagi (kelas 1)

keempat :
gue masih setengah sadar masih penuh bgt pengaruh biusnya, jd cuma tidur bangun aja kerjanya sampe malam. malam jam 7 baru deh bs bener2 sadar.

kelima : 
kamis 26 mei jam 7 malam udh dibilang boleh pulang. yang paling sering dateng ke rs yah kaka Andrie Panie, Sardani alias Enos Wanggai dan yang paling setia adl Apriliani Mansoben. hehe sayang deh sm mereka. oh iya ada juga Kak Siwi sama cowonya jagain semalam waktu itu. makasih yah semuanya. setelah operasi sih biasa aja tp malamnya gigi mulai bengkak kaya bakpao wkwk ampun.

keenam :
jumat 27 mei gigi kiri bengkak banget lebih drpada gigi kanan, tp udh makan di daeng baba resto meskipun agak sakit dipaksa aja hehe..obatnya ada anti nyeri 2 sama anti biotik yg hrus diminum 2 kali 3 tiap harinya (WOW) udh ya itu aja cape ngetik gue, sampe jumpa lagi yah hehe

oh iya dg BPJS udh ga bayar sama sekali alias gratis-tis-tis loh.

Minggu, 21 Februari 2016

SEMARANG

Halo...
baru aktif lagi di blog. Long time no see ya hehe. Sekarang aku udah menetap disini melanjutkan kuliahku. Sejak pertengahan 2014 (agustus kalau ga salah) sampai hari ini 22 Februari 2016. Udah setahun lebih ya ga kerasa..

Saat ini aku berada di semester 4 jurusan hukum Univ.ersitas Diponegoro. Tidak terasa ku telah berada di pertengahan jalan untuk menggapai cita-citaku bekerja di bidang hukum, terutama KPK. Cita-cita yang telah lama aku idamkan, yang terbesit sejak aku berada di tahun kedua SMA.

Aku mau cerita dikit suka dukanya kuliah di jurusan ini. Okay, let me think.  Sukanya itu aku enjoy di jurusan ini, karena inilah passion ku. Selain itu, kuliah hukum juga tidak memerlukan waktu yang lama untuk bisa selesai. 3,5 tahun pun bisa selesai dengan IPK yang memuaskan. Kuliah di jurusan ini juga fleksibel di masalah waktu karena bisa dibilang tidak sepadat jurusan lain, jurusan Teknik misalnya, dimana mereka harus belajar di dalam kelas sekaligus melakukan praktikum.

Gaenaknya menurutku banyak yang meng-underestimate jurusan yang sedang aku dalami ini, they're just like...
1. "apaan jurusan hukum udh banyak banget mesti tar susah cari kerja"
2. "hukum mah nyantai banget gada greget-gregetnya sama sekali."
3. "ngapain kuliah hukum, ujung2nya jd pengacara, banyak dosa krn ngebela org yg salah demi uang. hukum Indonesia kan bobrok, tajem kebawah tumpul keatas"

and so many.. menurutku sih percuma aku jelasin panjang lebar jika paradigma tsb sudah tertanam di pikiran mereka, tetap aja buruk. Cara satu-satunya adl membuktikan kalau perkataan mereka semuanya tidak benar, dengan apa? DO SOMETHING! Merubah yang menurutmu salah, rubah sistemnya, tunjukan kepada mereka kamu bisa karena kamulah generasi penerus bangsa, ditangan mu lah nasib negara ini bergantung kedepannya.

Belajar yang baik, jadilah orang jujur, gunakan waktu dengan baik, disiplin dan efisien. Karena sainganmu bukan hanya dengan bangsamu sendiri, tetapi juga dengan masyarakat Internasional diluar sana. Buat dirimu bernilai, jangan sia-siakan masa mudamu dengan kenakalan-kenakalan yang akan membuatmu menyesali semuanya disaat tua nanti.

Kadang ada saja pihak yang berkata "kamu bakal nyesel kalo ga ngelakuin ini pas muda", "habiskan jatah nakalmu disaat muda", "kalo saat muda ga nakal ya kapan lagi, nunggu berkeluarga? bahaya dong" itulah beberapa kalimat mendelik yang aku dengar dr generasiku saat ini, anak 90an.

Jujur aku pernah nakal, aku anak muda yang tentu ingin tau dan penasaran dengan ini itu. dan itu terjadi baru2 aja, tp aku mikir lagi ini bisa ngehancurin semua yang aku impiin sedari lama. dan aku bersyukur hal itu tdk berlangsung lama, hanya sekitar 3 bulanan. aku kembali pada mimpiku lagi berusaha mengejar ketertinggalan lagi. Jika sewaktu muda hanya diabiskan dengan nakal dan hura-hura, mau jadi apa masa depan kamu, mau sampe kapan? ada loh yg nunggu kamu sukses dirumah yaitu Mama Papa kamu, kasihan mereka yang tiap hari berdoa untuk kamu, ngasih yang terbaik tiap saat semampu mereka. Jangan ya :) apapun godaannya jangan sampai terpengaruh, ingat2 lagi tujuan kamu itu apa, alasan kuat yang menjadikan km bisa bertahan selama ini, jgn pernah sia-siain itu, sekalipun masalah hati atau apalah. kamu kuat kok!

berhubung udah pagi (02:37 WIB) aku nulisnya sampai disini dulu ya ntar dilanjutin lagi. Bye all wassalam :)